MrJazsohanisharma
Baca Post Terbaru Bupati Solok Hadiri Mubes Ikatan Keluarga Kacang (IKKA) Se-Indonesia Tahun 2025   Baca Post Terbaru Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy Perkuat Identitas Keminangkabauan Di Bandara Internasional   Baca Post Terbaru Bupati Solok Hadiri Pembukaan Pulang Basamo PERWATA ke-XIII Tahun 2025   Baca Post Terbaru Bupati Solok Hadiri Reuni "Taragak Basuo" Alumni SMPN 1 Bukit Sundi   Baca Post Terbaru Wakil Bupati Solok H. Candra Naik Motor Hadiri Hari Raya Adat serta Temu Ramah Dengan Masyarakat Aia Dingin   Baca Post Terbaru Wako Dan Wawako Pariaman Berikan Bingkisan Saat Mengunjungi Pos Pengamanan Idul Fitri 1446 H   Baca Post Terbaru Untuk Membahas Sinkronisasi Program Pemerintah Provinsi Dan Daerah Wako Dan Wawako Pariaman Hadiri Open House Di Istana Gubernur Sumbar    Baca Post Terbaru Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Penyedia Jasa Transportasi Dan Pengelola Objek Wisata Di Sumbar, Menaati Standar Keselamatan   Baca Post Terbaru Bupati Dan Wakil Bupati Solok Hadiri Halalbihalal Bersama Gubernur Dan Forkopimda Sumbar   Baca Post Terbaru Yota Balad : “Piaman Barayo 2025, “Mari Ramaikan Rayakan Kemenangan, Rayakan Kebersamaan   Baca Post Terbaru Yota Balad Gelar Open House Idul Fitri1 Syawal 1446 H / 2025 M Dan Sambut Para Tamu Yang Datang Dengan Bahagianya    Baca Post Terbaru Pesan Gubernur Mahyeldi Kepada Masyarakat, Terkait Perayaan Idul Fitri 1446 H Di Sumbar   Baca Post Terbaru Yota Balad Ucapkan Terima Kasih Kepada Seluruh Masyarakat Di Halaman Balaikota Pariaman Setelah Melaksanakan Salat Idul Fitri    Baca Post Terbaru Wali Kota Pariaman Yota Balad :Malam Idul Fitri, Malam Takbiran, Berarti Manusia Kembali Kepada Kesucian Yakni Bagaikan Bayi Yang Baru Lahir   Baca Post Terbaru Wali Kota Pariaman Yota Balad Tinjau Langsung Rumah Warganya Yang Kebakaran Sekaligus Menyerahkan Bantuan,    Baca Post Terbaru Pemprov Sumbar Tetapkan Halaman Kantor Gubernur Sebagai Lokasi Paksanaan Salat Idul Fitri 1446 H   Baca Post Terbaru Kepala Bappeda Sumbar Tepis Tudingan Pembangunan Mandeg Dengan Sederet Data Capaian Keberhasilan   Baca Post Terbaru Walikota Bukittinggi Gelar Buka Bersama Dengan Insan Pers Se Kota Bukittinggi    Baca Post Terbaru Dukung Paslon MODE, Mhd Maradongan Nst: Pasaman Butuh Pemimpin Yang Punya Jaringan Ke Pusat    Baca Post Terbaru DLH Agam, Implementasikan Sedekah Sampah.  

Bagi Dunia Pendidikan di Kedung Kandri Brebes, Jalan TMMD Reguler Dampaknya Luar Biasa

 


Realitakini.com-Brebes,

 Di mata Sugeng Raharjo (52), Kepala Sekolah MTSN 03 Brebes, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (batik biru), pembangunan jalan di desa tetangganya, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, yaitu sepanjang 2,2 kilometer 4-6 meter, dari Dusun Karanganyar tembus ke Dusun Kedung Kandri yang dulunya dusun terisolir di desanya itu, jelas akan segera membawa dampak yang luar biasa bagi kemajuan dunia pendidikan di sana.

Warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu ini, menyatakan ikut senang karena beberapa anak didiknya asal Dusun Kedung Kandri, kini mempunyai akses jalan ke desanya Kalinusu, sehingga kedepan akan lebih semangat lagi bersekolah di wilayahnya sendiri.

Dijelaskannya, sebelum jalan dibangun, warga Kedung Kandri harus menyeberang sungai besar (Kali Pemali) dengan naik perahu jika hendak keluar dusunnya untuk mendapatkan segala fasilitas terdekat di wilayah kecamatan tetangganya tersebut, dengan ongkos penyeberangan Rp. 2 ribu memakai sepeda kayuh, dan Rp. 5 ribu jika memakai sepeda motor.

“Hal itu juga berlaku bagi anak didik kami yang berasal dari Dusun Kedung Kandri, Desa Kalinusu, yaitu mereka membayar ongkos penyeberangan seribu rupiah untuk bolak-balik. Sedangkan jika Kali Pemali banjir, maka mereka tidak bisa kemana-mana selama banjir berlangsung, sehingga selama itu juga mereka meliburkan diri dari sekolah,” bebernya kepada Sertu Sunaryo, Babinsa Koramil 12 Bantarkawung, yang sekaligus anggota tim jurnalistik TMMD Reguler 109 Brebes. Selasa (27/10/2020).

Dirinya juga mengapresiasi upaya Pemerintah Desa Kalinusu, karena telah menganggarkan pembuatan jembatan gantung di tahun 2021, dengan harapan untuk menghapus ongkos rakit dan memudahkan menyebrangi sungai besar itu.

Sehingga kedua opsi yaitu jalan TMMD dan rencana jembatan gantung itu, akan membuat warga Kedung Kandri, khususnya anak-anak sekolah, lebih termotivasi untuk melanjutkan sekolah minimal lulus SLTA, dimana selama ini kebanyakan hanya lulus SD dan SLTP sederajat.

Menurutnya, dari kondisi sebelum adanya jalan TMMD itu, perekonomian warga Kedung Kandri juga jelas terpuruk, karena jika mereka terisolasi saat banjir, harga sembako di warung-warung kelontong akan melonjak karena stok terbatas, sedangkan mata pencaharian masyarakat hanya sebagai petani, buruh tani, dan peternak. Itu sangat berpengaruh terhadap dorongan pendidikan dari keluarga si anak.

Untuk itulah dirinya selaku pendidik generasi bangsa juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab, TNI, dan juga seluruh pihak yang telah mewujudkan harapan seluruh warga Dusun Kedung Kandri yang kini sudah merdeka dari keterisoliran puluhan tahun lamanya. (Aan)

Post a Comment

Previous Post Next Post